Dinas perkebunan Dan Peternakan Tanjabtim mengembangkan Program Inovasi Pakan Silase Dengan Memanfaatkan Limbah Batang Pisang
Tanjung Jabung Timur . Sabak Ekspres.com
Pemanfaatan limbah pertanian dan perkebunan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur merupakan sumber bahan pakan yang banyak tersedia dilapangan yang sangat berpotensi untuk pengembangan Peternakan, terutama ternak ruminansia (memamah biak), dengan melimpahnya sumber hijauan pakan dan luasnya lahan, kecenderungan peternak memelihara ternak dengan cara penggembalaan bahkan terkadang diliarkan yang cenderung dapat menggangu masyarakat atau fasilitas umum lainnya.
Namun kendala yang dihadapi peternak dalam upaya penyediaan pakan adalah jumlah hijauan pakan melimpah pada saat musim penghujan tetapi kekurangan pakan di musim kemarau. Untuk itu kata Riqo Yudawirja S. Hut. Kadis Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Timur , kita melakukan Inovasi Bank Pakan Silase yang merupakan upaya untuk menyimpan pakan ternak disaat kondisi berlimpah (saat musim penghujan/panen) dengan tujuan pakan yang tersimpan tersebut dapat dimanfaatkan ketika musim kemarau atau pada saat pakan hijauan sulit didapatkan. Kemudian
Pemanfaatan batang pisang sebagai salah satu alternatif bahan olahan silase pakan ternak belum diterapkan dikabupaten Tanjung Jabung Timur, dengan ketersediaan yang melimpah, sementara limbah batang pisang dapat di manfaatkan untuk olahan pakan silase, sebagaimana yang telah diteliti oleh Ika Armita Sari Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Jambi yang merupakan putri Bapak Parli Ketua Kelompok Tani Suka Maju Desa Kota Baru Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur, ungkap Riqo . Kepada wartawan Sabak Ekspres.com
Senada juga di sampaikan drh. Ashari Adam S. MSi. Kabid Budidaya, Agribisnis dan Peternakan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Timur , menurutnya dari hasil penelitiannya diperoleh peningkatan bobot badan sapi bali rata-rata 0,4 kg/ekor/hari sampai dengan 0,6 kg/ekor/hari. Sapi bali yang diberikan pakan batang pisang fermentasi sebanyak 50% atau 70%, bobot badannya meningkat sebanyak 0,6 kg/ekor/hari. Artinya batang pisang fermentasi dapat menggantikan pemberian rumput sampai 70% dan berdasarkan penelitian aman diberikan ke sapi bali sampai 80% dengan peningkatan bobot badan sebanyak 0,5 kg/ekor/hari. Bebernya. Kemudian lanjut Adam
Hasil penelitian tersebut dapat menjadi alternatif pilihan bagi peternak dalam membuat olahan pakan, dengan mengoptimalkan potensi bahan pakan lokal dan limbah pertanian yang umumnya belum termanfaatkan. Tandasnya. ( Jun)














